Morning Glory

Halaman ini berisi renungan pagi yang dapat memberikan kekuatan serta semangat baru. Semoga bermanfaat bagi rekan-rekan.

 

TERPIKAT HARTA 

Diterbitkan hari Selasa, 20 Februari 2018 00:00
Ditulis oleh Linawati Santoso
Dibaca: 629 kali

Baca: Matius 19:16-26

Mendengar perkataan itu, pergilah orang muda itu dengan sedih, sebab banyak hartanya. (Matius 19:22)

Bacaan Alkitab Setahun: Bilangan 16-18


Sewaktu membayar belanjaan di supermarket, saya dan kakak terkejut karena total belanjaan lebih sedikit dari perhitungan. Kami lalu mengecek struk pembayaran. Rupanya, si kasir belum memasukkan harga dua barang ke mesin penghitung. Sempat timbul pikiran untuk mendiamkan saja hal itu, tetapi akhirnya, kami memutuskan untuk membayarkan total belanjaan yang kurang.

Beberapa orang protes ketika uang yang diterima kurang tetapi hanya berdiam diri ketika uang yang diterima berlebih. Saat ini, cinta uang mulai menggeser cinta untuk keluarga, kesehatan, bahkan cinta akan TUHAN. Matius 19:16-26 menceritakan tentang seorang muda yang datang kepada YESUS. Ia bertanya bagaimana agar dirinya beroleh hidup kekal. Orang muda itu mengaku bahwa dirinya telah melakukan semua perintah ALLAH (ay. 16-20). Walaupun ia sudah merasa sempurna, YESUS menunjukkan sebuah kekurangan. YESUS berkata, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin.” (ay. 21).

YESUS tidak menghendaki harta orang muda itu atau menginginkannya jatuh miskin. YESUS hanya menyingkapkan sesuatu yang ia genggam erat, lebih dari ALLAH sendiri. Itulah sebabnya mengapa orang muda itu gagal. Setelah mendengar perkataan YESUS, pergilah ia dengan sedih sebab banyak hartanya (ay. 22). Mengetahui kebenaran ini, marilah kita mengecek kehidupan kita. Masihkah harta dan kekayaan memikat diri kita lebih dari pada TUHAN?

—LIN/www.renunganharian.net


MARI MENJAGA AGAR HATI KITA TIDAK TERPIKAT OLEH BERKAT DUNIA,
MELAINKAN HANYA TERPIKAT OLEH YESUS, SUMBER SEGALA BERKAT DI DUNIA


Sumber : http://www.renunganharian.net/2018/101-februari/2447-terpikat-harta.html